Candi tikus mulai ditemukan dan digali kembali pada tahun 1914, bermula dari laporan warga mengenai penemuan bangunan misterius di tempat pemakaman. Hal tersebut segera ditindaklanjuti oleh Bupati Mojokerto kala itu R.A.A. Kromojoyo Adinegoro. Nama ‘Tikus’ hanya merupakan sebutan yang digunakan masyarakat setempat. Konon, pada saat ditemukan, tempat candi tersebut berada merupakan sarang tikus. Candi tikus sendiri terletak di dukuh Dinuk, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, sekitar 13 km di sebelah tenggara kota Mojokerto.

Baca lebih lanjut