Category: wisata


Sudah hari minggu kawan, sekarang waktunya having fun, mungkin bagi sebagian orang hari minggu adalah hari yang menyenangkan. Banyak aktifitas yang menyenangkan yang bisa kita lakukan di hari minggu ini,salah satunya adalah wisata. Kali ini saya akan sedikit berbagi dengan kawan semua tentang daerah wisata sejarah yang ada di kota saya yaitu Mojokerto. Sudah lama memang saya tak mem-posting tentang wisata, kali saya coba menghadirkan kembali tentang pariwisata yang ada di Jawa Timur khususnya Mojokerto. Sudah  bukan menjadi rahasia lagi kalau Mojokerto sangat identik dengan peninggalan sejarah Kerajaan Mojopahit. Berikut ini adalah salah satu peninggalan kebesaran Kerajaan Mojopahit yaitu Candi Bajang Ratu.

Baca lebih lanjut

Asiiikk, sudah hari minggu lagi ini kawan. Hari minggu waktunya artikel wisata cuy, minggi kali ini HRM masih tetap posting artikel tempat wisata sejarah. Khususnya di tempat HRM tinggal, yaitu Mojokerto. Bicara tentang Mojokerto pasti tak lepas dari image Kerajaan Mojopahit. Kerajaan besar jaman dahulu yang hampir menguasai semua Asia Tenggara. Kerajaan Mojopahit sendiri sebenarnya didirikan oleh seorang pria keturunan Kerajaan Singosari yang bernama Raden Wijaya. Pada tanggal 15 bulan Kartika tahun 1215 Saka atau kalau dalam tanggal masehi tepat 12 November 1293.

Baca lebih lanjut

Tak banyak kata yang bisa terungkap untuk bisa menggambarkan sepenuhnya kecantikan alam yang terdapat di Telaga Sarangan. Bahkan sampai sekarang pun Telaga Sarangan masih menyimpan kecantikan alam itu, telaga yang juga dikenal sebagai telaga pasir ini adalah sebuah telaga alami yang terletak di kaki Gunung Lawu, di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Udara dingin yang berkisar antara 18 hingga 25 derajat Celsius semakin melengkapi suasana Telaga Sarangan yang eksotis. Tak heran jika tempat wisata ini mampu menarik ratusan ribu pengunjung setiap tahunnya.

Baca lebih lanjut

Pintu masuk menuju Candi Jolotundo

Petirtan Jolotundo menjadi salah satu aset sejarah dan wisata bernilai tinggi yang dimiliki Kabupaten Mojokerto. Banyak misteri dan keunikan situs ini yang masih belum diketahui khalayak. Salah satunya adalah kualitas air petirtan yang konon nomor tiga terbaik dunia. Situs Candi Jolotundo, atau yang kerap disebut Petirtan Jolotundo, adalah salah satu peninggalan sejarah kerajaan sebelum Majapahit. Situs berupa candi dengan air yang mengalir dari berbagai sudut candi itu dibuat pada tahun 997 Masehi. Zaman Airlangga pada masa kejayaan Kerajaan Kahuripan.

Baca lebih lanjut

Candi tikus mulai ditemukan dan digali kembali pada tahun 1914, bermula dari laporan warga mengenai penemuan bangunan misterius di tempat pemakaman. Hal tersebut segera ditindaklanjuti oleh Bupati Mojokerto kala itu R.A.A. Kromojoyo Adinegoro. Nama ‘Tikus’ hanya merupakan sebutan yang digunakan masyarakat setempat. Konon, pada saat ditemukan, tempat candi tersebut berada merupakan sarang tikus. Candi tikus sendiri terletak di dukuh Dinuk, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, sekitar 13 km di sebelah tenggara kota Mojokerto.

Baca lebih lanjut