Di tengah hingar bingar pabrikan kompetitior yang berlomba-lomba menampilkan motor baru di tahun kemarin, sepertinya Suzuki hanya diam dan menonton saja tingkah kedua kompetitornya tersebut. Entah diam saja dan menonton atau memang Suzuki sedang mengamati langkah dan mempelajari sesuatu tentang kedua kompetitornya tersebut. Namun apapun itu, ternyata Suzuki tak diam saja, Suzuki pun juga melakukan pergerakan untuk melawan dan mematikan langkah kompetitor. Hasilnya adalah perilisan Suzuki Nex beberapa waktu yang lalu, dan tak tanggung-tanggung target lahirnya Nex adalah untuk ikut memerahkan perang skutik entry level, dan kalau bisa pun mematikan langkah kedua jagoan pabrikan kompetitor yatiu BeAT dan Mio.

Memang tak mudah untuk menyaingi bahkan mungkin mematikan langkah kedua produk “lama” kompetitor tersebut. Dan Suzuki terlihat sepertinya sangat paham sekali dengan hal ini, dan akhirnya Suzuki Nex “lahir” walaupun bisa dibilang telat sekali bagi Suzuki untuk menyuguhkan skutik entry level semacam Nex ini. Sebagai konsekwensi ketelatan lahirnya
Nex ini pun, Suzuki mempersenjatai skutik barunya ini dengan berbagia macam kelebihan-kelebihan yang tak dimiliki oleh kedua skutik entry level pabrikan kompetitor. Dari segi performance yaitu power yang lebih besar dibanding kompetitor, dan body yang lebih ringan plus klaim Suzuki mengenai ke iritan Nex ini menjadi senjata utama bagi Suzuki untuk menghadang kompetitor. Memang sangat wajar bagi Suzuki untuk mempersenjatai lebih Nex ini, sebagai konsekwensi keterlambatan hadir Nex di pasar.

Setelah Nex sepertinya Suzuki tak ingin melakukan hal yang sama sekali lagi, memang sempat beredar siluet motor skutik baru Suzuki yang kalau di lihat menurut mata normal truly menganut genre retro skutik. Seperti yang kita tahun, dari Yamaha sendiri baru saja merilis Mio Fino beberapa waktu yang lalu. Dan sepertinya Suzuki tak mau mengulangi kesalahan yang sama seperti kasus Nex kemarin. Dengan kata lain Suzuki tak mau kembali lagi terlambat hadir untuk memerahkan pasar skutik retro tanah air. Mumpung masih hangat-hangatnya hingar bingar Mio Fino yang baru rilis di pasar beberapa waktu yang lalu.

Dan HRM yakin sekali tak akan membutuhkan waktu yang lama bagi Suzuki untuk merilis skutik retronya. Yang jadi pertanyaan sekarang, apakah kemunculan retro skutik Suzuki nanti akan dipersenjatai lebih oleh Suzuki. Ya paling tidak seperti Nex kemarin lha, yang secara di atas kertas paling unggul dibanding BeAT dan Mio. Atau jangan-jangan skutik retro Suzuki ini menjadikan Skutik pertama Suzuki yang dibekali dengan mesin injeksi? Hmmm bisa saja memang, semua masih mungkin menurut HRM. Sebagai catatan kecil, setahu HRM Suzuki belum menelurkan sekalipun produknya dengan bermesin injeksi. Oke lha, kita tunggun saja nanti akan seperti apa, bagaimana kalau menurut panjengan semuanya?

Iklan