Desain motor memang acap kali menjadi suatu pertimbangan seseorang untuk membeli motor. Memang tidak dapat dipungkiri, desain motor yang “eye cacthing” memang menarik perhatian. Namun yang perlu kita ingat, desain motor yang ciamik kadang hanya berlaku untuk sebagian pabrikan motor saja. Khususnya pabrikan motor raksasa ataupun pabrikan yang sudah punya citra disini.

Beda halnya dengan pabrikan pendatang baru, sebut saja Minerva. Minerva yang hadir di tengah² market motor di tanah air khususnya di market motor sport. Coba kalau kita amati lebih lanjut desain motor brojolan Minerva, kurang apa coba?. Coba posisikan anda sebagai konsumen tanpa memandang brand apa tersebut, kalau HRM pribadi masih mengakui dari segi desain motor Minerva ini ciamik banget. Dari mulai yang berfairing seperti R150VX, maupun Megelli 250, sampai ke produk naked 150 cc yang rencananya akan dibrojolkan awal tahun depan. Kesemuanya bisa dibilang berdesain benar² fresh dan futuristik.

Namun dengan desain yang ciamik seperti itu, ternyata belum cukup untuk menjadikan produk Minerva laris manis di pasar. Taruhlah contoh rumor naked 150 cc milik Minerva nanti, memang sempat berhembus kabar kalau rencananya nanti akan dijual di kisaran harga di bawah 15 juta rupiah. Memang murah HRM rasa, tapi yang jadi pertanyaan berikutnya dengan desain yang ciamik seperti itu, terus bagaimana dengan kualitasnya. Pasti dong, konsumen sekarang jauh lebih kritis dan lebih paham tentang produk.

Sedangkan mindset konsumen kita masih terikat dengan mindset kualitas, kalau orang jawa bilang “rego nggowo rupo”. Memang akhirnya menjadi buah simalakama bagi Minerva, ingin jualan dengan harga terjangkau, kualitas dipertanyakan. Ingin jualan mahal, takut tak laku dan kalah dengan pabrikan Jepang. Hmmm, resiko memang bagi pendatang baru semacam Minerva ini. Bagaimana kalu menurut panjengan semuanya…. 🙂

Iklan