Miris memang setelah membaca koran terbitan Surabaya Post beberapa waktu kemarin, bagaimana tidak di situ dijelaskan 90% kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh Human Error atau akibat ulah dari manusia itu sendiri. Kalau kita analisa lebih jauh lagi hal ini terjadi memang bukan lain karena perilaku manusia itu sendiri dalam berkendara. Memang banyak sekali faktor human error yang mempengaruhi terjadinya kecelakaan ini. Dan salah satunya HRM yakin karena perilaku pengendara yang kurang memperhatikan pentingnya faktor keselamatan berkendara. Padahal seringkali dalam artikel HRM yang berkaitan dengan safety riding ini selalu saja mengungkapkan bahwa faktor yang satu ini mutlak penting adanya. Dan akan sangat berpengaruh besar bagi keselamatan kita saat berkendara.

Dari sedikit gambaran di atas, HRM merasa akan sangat baik sekali manfaatnya jika kita mulai mensosialisasikan safety riding ini sejak dini. Toh juga tidak sedikit pula korban yang  jatuh dari kecelakaan lalu lintas adalah anak dengan usia sekolah menengah. Belum lagi kalau anda mengamati darimana kebanyakan para 4L4Y berasal kalau tidak berasal dari anak usia sekolah yang paling banyak. Oleh sebab itu sebenarnya HRM sangat berharap sekali pengetahuan tentang pentingnya safety riding ini bisa dimasukkan dalam kurikulum pendidikan sekolah menengah. Yang di dalamnya dapat diajarkan pentingnya menghargai nyawa, baik diri sendiri maupun orang lain. Tentunya tak lupa di dalamnya akan diajarkan pula tentang keselamatan berkendara. Sehingga anak sejak dini sudah diarahkan dan jangan sampai menjadi salah jalan. Toh juga tidak ada salahnya kan, mendidik anak sejak dini dan menerapkan safety riding di anak usia sekolah. Paling tidak menurut HRM dari sinilah kita memulainya, dan HRM yakin dari kurikulum pendidikan seperti ini bisa sangat besar efeknya di kemudian hari.

Ya memang sih kalau dilihat sekarang masih sangat mustahil sekali harapan HRM ini, dan mungkin hanya sekedar isapan jempol belaka. Tapi paling tidak HRM sedikit bisa membantu memberikan solusi untuk mengurangi angka kecelakaan yang diakibatkan dari kesalahan manusia. Ya artikel ini memang HRM sengaja buat sebagai ungkapan hati dan skedar sharing pikiran saja. Ya siapa tahu juga ada pembaca di luar sana, yang membaca artikel ini dan mempunyai kapasitas lebih untuk mewujudkan harapan HRM ini, ya semoga saja…

Iklan