memang mirip banget ya??

Pernah kah anda mengalami, ketika membawa motor kemudian ada seseorang nyletuk kalau motor ini adalah namanya “ini”, padahal motor yang anda bawa dan naiki itu adalah motor bernama atau bermerk “itu”. Mungkin sebagian dari anda yang tinggal di kota besar dengan pengetahuan yang lebih dari pada yang tinggal di kota kecil ataupun desa sekalipun. Dari pengalaman pribadi saja, pernah HRM membawa motor temen untuk membeli makanan sebut saja Scorpio sang “kalajengking”. Lalu saat berhenti di warung tiba² saja ada seseorang yang nyletuk “mas Tiger’e apik yo, Tiger taun piro iki mas?—->>> mas Tigernya bagus ya, Tiger tahun berapa ini mas?”. HRM pun langsung shock mendengarnya, wew Scorpio dibilang Tiger, ga salah nih orang?

Yang lebih lucu lagi orangnya berkata seperti ini “Lho tapi kok tulisane Yamaha, pancen ono ta mas Yamaha Tiger iku? —->>> lho tapi kok tulisannya Yamaha, apa memang ada Yamaha Tiger itu?” HRM pikir malah ngaco nih orang, akhirnya mau tak mau HRM jelasin juga kalau motor ini namanya Yamaha Scorpio. Baru kemudian dia tidak tanya lagi sampai HRM selesai membeli makan. Nah dari seklumit cerita di atas, bisa ditarik kesimpulan bagaimana juga nama besar itu berpengaruh. Sebagian orang seperti sudah terdoktrin motor sport ber headlamp bundar dengan body besar itu Honda Tiger. Mungkin anda pun juga pernah mengalami hal yang sama seperti saya, dan itu wajar menurut HRM. Coba kalau kita flash back ke masa lalu, setau HRM memang betul Honda Tiger adalah pelopor motor sport body gede dan ber cc gede di tanah air.

Analisa sederhana HRM, biasanya apabila sebuah produk jika menjadi pelopor dalam kelasnya bisa dipastikan akan menyandang nama besar. Taruhlah contoh produk pelopor yang lain (bukan bermaksud ngiklan), Aqua sebagai pelopor air minum mineral, walaupun yang di beli merknya Club atau yang lainnya orang lebih familiar menyebut Aqua daripada Club. Contoh lagi Baygon sebagai pelopor anti nyamuk, “mas tumbas baygon = mas beli baygon” padahal yang dibelinya jelas² merk Hit. Dan masih banyak contoh² produk pelopor lainnya yang akhirnya membawa nama besar. Hal ini pun berlaku juga di motor seperti yang HRM alami.

Jadi HRM rasa, wajar kalau memang orang yang HRM temui di warung makan tadi berkata seperti itu. Toh Honda Tiger memang menjadi pelopor produk sport di kelasnya bukan? Pantas saja AHM tetap ngotot mempertahankan generasi Honda Tiger sampai sekarang ini. Walaupun hanya dengan gonta-ganti baju saja. :mrgreen: .Karena bagaimanapun juga Honda juga merasa diuntungkan dengan hal seperti ini. Dan terbukti sampai sekarang pun Honda Tiger masih jadi idola bagi sebagian orang dan masih memiliki “nyoni”. Monggo di share komentarnya…:mrgreen:

Iklan