Sebelum kita membahas artikel ini lebih jauh, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu. Apa sih 3S itu? 3S adalah komponen² yang harus dipenuhi oleh sebuah ATPM dan hukumnya adalah mutlak. 3S terdiri dari, Sales, Services, dan Sparepart. Ketiga komponen ini antara satu dengan yang lainnya sangat berkaitan erat. Sales yang tinggi tanpa didukung Services yang baik dan Sparepart yang memadai sama saja dengan bohong besar. Karena sesungguhnya komponen selain sales lha yang paling dibutuhkan konsumen. Kenapa? Bisa terbayang kan bagaimana kalau kita membeli motor tetapi kesulitan masalah services dan susahnya mencari sparepart.

Hal seperti ini lah yang harus diperhatikan ATPM, 3S bagus maka otomatis konsumen pun terpuaskan. Coba kita amati blok diagram diatas. Antara ATPM, 3s, dan Konsumen seperti lingkaran setan :mrgreen:. Dimana ketiganya pun sangat berkaitam erat. ATPM sebagai penyelenggara 3S, dan Konsumen sebagai penikmatnya. Sebagai konsumen pun sudah menjadi hal yang wajar dan pula sudah menjadi hak apabila kita menanyakan masalah 3S. Terus apa yang didapatkan ATPM? Nah kalau ATPM sudah menjalankan ‘kewajiban’ 3S nya, hal pertama yang diperoleh adalah kepuasan dan kenyamanan konsumen. Kembali lagi ke watak konsumen, kalau konsumen merasa puas dan nyaman dengan layanan yang diberikan ATPM maka loyalitas lha yang akan didapat oleh ATPM. Konsumen pun tak akan kabur kalau sudah begini. Bisa dibilang semacam simbiosis mutualisme lha.

Jadi kesimpulannya apakah 3S penting? Penting sekali, penting untuk konsumen, penting juga untuk ATPM. Bagi konsumen 3S adalah Hak, sedangkan bagi ATPM adalah kewajiban. Dimana nantinya akan menghasilkan sesuatu yang menguntungkan untuk keduanya. Kembali lagi ke anda sebagai konsumen sebelum membeli motor pantasnya untuk mempertimbangkan masalah 3S motor yang akan anda beli. Semuanya harus jelas,khususnya 2S terakhir setelah Sales yaitu Services dan Sparepart jangan sampai menyesal setelah membeli.

Monggo di unjuk :mrgreen:

Iklan