Jujur pertama kali  motor ini di release , HRM memandang sebelah mata produk india yang satu ini. Tapi beberapa waktu kemudian setelah kang mas Srigala asal Pasr Kopi™ ini mengimpor langsung dari Surabaya (di Mojokerto ga ada dealernya), dan HRM ikut test ride. Pandangan miring itu langsung hilang seketika, dan berubah menjadi perasaan kagum. Joh, apa mungkin ini namanya ‘dari benci menjadi cinta’ ya?:mrgreen:

Juragan Cafebiker dan Srigalanya

Apa lagi kemarin waktu kopdar Koboys di Yogya kang mas Srigala membawanya ratusan kilometer (+_ 600 km) ternyata handal juga. Yang malah bikin HRM tercengang waktu mengisi bensin di POM Bensin kawasan Bantul (dekat dengan rumah kang Hadiyanta), si kang mas ini hanya merogoh kocek 23 ribu rupiah saja untuk mengisi bensin sampai penuh kembali (dari Mojokerto full tank). Haduh malah semakin kepincut ma motor ini deh. Padahal kalau saya ingat² waktu itu, kita jalan ya lumayan cepat, tapi kok bisa irit seperti itu ya?

Hmmm, memang handal motor hasil karya Bajaj yang satu ini. Larinya juga cepat iritnya minta ampun, benar lha yang di kampayekan Bajaj melalui Pulsar 135 LS ini “Masih butuh bebek?”. Bagaimana tidak dengan harga yang bisa dibilang terjangkau, hasil yang didapat bisa lebih dari sekedar kalau kita membeli motor bebek.. Jozzz lha pokoknya, ada lagi yang tertarik  sama motor ini?